Kota Tua Jakarta, juga dikenal sebagai Batavia, adalah kawasan yang sarat dengan sejarah di DKI Jakarta. Mari kita telusuri jejak bangunan bersejarah yang menghiasi kota ini. spaceman gacor

  1. Asal Usul Kota Tua : Pada tahun 1526, Fatahillah, atas perintah Kesultanan Demak, menyerang Pelabuhan Sunda Kelapa yang dikuasai oleh Kerajaan Padjajaran. Setelah berhasil direbut, pelabuhan ini berganti nama menjadi Jayakarta. Kemudian, pada tahun 1619, pasukan VOC menghancurkan Jayakarta dan mengubah namanya menjadi Batavia.
  2. Era Kolonial Belanda: Pada tahun 1650, Batavia diperluas hingga ke tepi barat Sungai Ciliwung. Bangunan-bangunan bergaya Belanda dibangun, dan kawasan ini menjadi pusat perdagangan di Asia. Batavia dijuluki “Permata Asia” dan “Ratu Dari Timur.”
  3. Perubahan Nama: Selama Perang Dunia II, di bawah penjajahan Jepang, Batavia berganti nama menjadi Jakarta. Pada tahun 1972, Gubernur Ali Sadikin menjadikan Kota Tua sebagai situs warisan untuk melindungi sejarah arsitektur.
  4. Kawasan Wisata Sejarah: Saat ini, Kota Tua Jakarta menjadi destinasi wisata yang menarik. Udara bersih karena kawasan ini menjadi zona rendah emisi. Kamu dapat menikmati bangunan-bangunan tua, seperti Rumah Akar Batavia, yang kini menjadi tempat favorit untuk foto prewedding.

Jadi, jika kamu ingin merasakan atmosfer sejarah yang kental, kunjungi Kota Tua Jakarta!